Wednesday, July 3, 2019

Pejabat Iran: Jika AS Serang Kami, Umur Israel Hanya Setengah Jam



Perilaku dan reputasinya yang tidak dapat ditebak sempat memunculkan kekhawatiran tentang masa mendatang monarki konstitusional. Namun pria yang bakal berusia 67 tahun pada 38 Juli mendatang ini seolah hendak membuktikan andai dirinya juga dapat memikul tanggung jawab.

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn sah dinobatkan sebagai raja ke-10 dari dinasti Chakri pada 4 Mei lalu. Pada Mei lalu, dia baru saja dimahkotai Rama X pada upacara penobatan yang dilangsungkan selama tiga hari berturut-turut. Mendiang ayahnya Bhumibol Adulyadej memerintah kerajaan Budha sekitar 70 tahun, di antara raja terlama di dunia.

Selama masa pemerintahannya, Raja Bhumibol secara luas dihormati sebagai simbol stabilitas dan persatuan di Thailand, yang sudah dirusak oleh kekacauan politik selama nyaris dua dekade. Dikutip Reuters, sekitar 18 bulan masa pemerintahannya sejauh ini, Vajiralongkorn, pun dikenal dengan sebutan Raja Rama X, sudah bergerak guna mengkonsolidasikan otoritas monarki, termasuk memungut kendali lebih langsung atas kekayaan mahkota yang paling besar dengan pertolongan pemerintah militer Thailand.


Dalam di antara inisiatifnya yang sangat terlihat, dia sudah mendaftarkan selama 5 juta penduduk Thailand ke korps sukarelawan baru. Mereka mesti memberi hormat pada foto raja sebelum pergi bekerja pada proyek layanan masyarakat seperti mencuci ruang publik. Pengabdian untuk raja ialah bagian dari kebiasaan Thailand yang tertanam dalam diri sekitar 70 tahun pemerintahan Bhumibol.

Potret Vajiralongkorn sudah dipajang di samping potret almarhum ayahnya di tidak sedikit jalan, bangunan publik, dan sekian banyak  kantor swasta. Tak melulu itu, semenjak naik tahta, Raja Rama X dikenal sebagai sosok yang tegas. Terutama menegaskan otoritasnya dalam sejumlah cara.

Pada Juli 2017, majelis legislatif yang ditunjuk militer mengolah undang-undang tahun 1936 guna memberi raja kendali sarat atas Biro Properti Mahkota, yang mengelola kepemilikan mahkota bernilai miliaran dolar yang sebelumnya sedang di bawah pemantauan Kementerian Keuangan. Lembaga terkaya di Thailand ini mempunyai aset bernilai antara USD30 miliar – USD40 miliar, yang memasok beberapa besar penghasilan tahunan istana selama USD300 juta.

Berdasarkan keterangan dari BBC, dia pun memerintahkan resimen pribadinya dari Pengawal Kerajaan, yang terdiri dari selama 5.000 tentara. Raja juga diduga telah membawa kepekaan militernya guna menjalankan lokasi tinggal tangga kerajaan. Para punggawa dan penjaga kerajaan diperintahkan untuk mengeja ‘Ratchasawat’ atau kode perilaku dasar untuk mereka yang menginjak dinas kerajaan yang berakar di pengadilan absolutis lama Raja Rama VI (1881-1925).

Kode, dalam format puisi Thailand ini akan menciptakan mereka yang dekat dengan raja guna mempunyai ‘kerendahan hati dan tidak pernah congkak tentang kebajikan Raja’ dan ‘tidak bereaksi bahkan saat menghadapi murka Raja’. Pada tahun yang sama, militer berkekuatan 400.000 orang tersebut juga menerima penghormatan dan potongan rambut baru, dua-duanya meniru model yang dipakai oleh pengawal raja sendiri.

Dia pun tak segan memecat anggota staf kerajaan Grand Chamberlain Distorn Vajarodaya pada November 2017 karena sangkaan pemalsuan penerimaan amal dan penggelapan pajak. Lebih dari selusin staf kerajaan lainnya dipecat dengan teknik yang sama di muka umum karena sekian banyak  tingkat pelanggaran. Mulai dari keterlambatan, perzinaan sampai korupsi.

“Raja paling tegas dan berani dalam mengindikasikan apa yang benar dan salah. Mereka yang melakukan baik dia memuji, mereka yang melakukan salah tentu dihukum,” cerah Sulak Sivaraksa, akademisi Thailand yang terkadang menjadi kritikus untuk kerajaan. Salah satu program yang menjadi ‘trade mark’ Vajiralongkorn ialah ‘Volunteer Spirit’ yang dibuka pada tahun 2017.

Melalui program ini, pemerintah Thailand menuliskan korps telah meregistrasi sekitar 5,2 juta penduduk sipil yang dikerahkan untuk mengerjakan tugas-tugas seperti mencuci ruang publik sampai membantu polisi menunjukkan lalu lintas. Para relawan ini mengenakan topi biru dan selendang leher kuning ketika bertugas.

Kehadiran mereka tampak menonjol ketika bergabung dengan upaya internasional untuk mengamankan 12 anak laki-laki dan pelatih sepak bola dari suatu gua yang banjir di Thailand unsur utara tahun lalu. Begitu mereka mengenakan seragam baru, semua sukarelawan mengerjakan penghormatan gaya militer untuk foto raja sebelum setiap pekerjaan komunitas yang mereka ikuti. Korps sukarelawan baru ini telah menolong meningkatkan citra Vajiralongkorn menjelang penobatan Mei lalu. susi susanti


Nama Vajiralongkorn ini berarti perhiasan atau petir. Kelahiran dirinya ialah momen yang paling melegakan dan mebahagiakan untuk Bhumibol dan istrinya, Ratu Sirikit, sebab pada kesudahannya mereka memiliki berpengalaman waris laki-laki guna tahta Thailand. Sebagai seorang anak Raja, Vajiralongkorn menjalani kehidupan yang istimewa dan serba mewah.

Seperti ayahnya dan mayoritas anggota family kerajaan Thailand, Vajiralongkorn dikirim ke barat guna dididik semenjak usia dini. Dia sekolah di Sussex, Inggris pada umur 13 tahun dan lantas ke sekolah asrama Millfield di Somerset sampai berusia 17 tahun. Dikutip BBC, dia menguras empat tahun berikutnya untuk diajar di Royal Military College, Duntroon, di Canberra. Dia juga lulus sebagai letnan pada tahun 1976.

Dia menyatakan merasa susah mendapatkan nilai di Duntroon. Namun dengan metodenya sendiri, dia berusaha untuk tetap di sekolah, melawan kehidupan yang sarat kemanjaan di istana. Setelah itu, dia terus menerima pelatihan militer lanjutan di Thailand, Inggris, AS dan Australia, dan menjadi perwira di angkatan bersenjata Thailand. Dia ialah pilot sipil dan pejuang yang berkualitas. Sebagian besar hidupnya dikuras sebagai perwira tentara kerajaan Thailand.

Hidupnya memang sarat kemewahan. Dia pun tercatat sebagai penyuka mobil sport mahal. Menerbangkan Boeing 737 miliknya sendiri ketika bepergian ke luar negeri. Dia secara sah diberi gelar Putra Mahkota oleh ayahnya dalam upacara penobatan pada tahun 1972, menjadikannya pewaris resmi, sesudah saudara perempuannya yang tertua mencungkil haknya guna takhta.

Saat ini, tidak sedikit julukan yang dicantumkan ke dirinya. Mulai dari eksentrik, sarat sensasi, don juan, sampai hedonis. Pada tahun 2016, dia tampak difoto di suatu bandara di Jerman mengenakan tank-top putih yang digulung di atas perutnya, celana jins berpinggang rendah yang nyaris tidak menutupi unsur atas bokongTEHERAN - Seorang pejabat senior parlemen Iran mengumbar ancaman dengan menyinggung Teheran bakal menghancurkan Israel dalam waktu separuh jam andai Amerika Serikat (AS) menyerang Republik Islam. Ancaman ini bersamaan dengan benang merah Mossad bahwa Teheran dalang serangan terhadap sebanyak target di Teluk Persia baru-baru ini.

"Jika AS menyerang kami, melulu setengah jam bakal tersisa dari usia Israel," kata Mojtaba Zolnour, ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, dalam komentar yang diluncurkan kantor berita Mehr dan dilansir Reuters, Selasa (2/7/2019).

Iran pada hari Senin mengakui sudah melanggar batas pengayaan uranium yang diputuskan dalam perjanjian nuklir 2015. Ini adalahpengayaan terbesar kesatu sesudah AS secara sepihak unik diri dari perjanjian tersebut.


Pengumuman tersebut muncul saat ketegangan antara Teheran dan Washington terus memanas. Dalam sejumlah pekan terakhir, Teluk Persia yang luas telah menonton Iran menembak jatuh pesawat nirawak pengintai militer AS, dan serangan misterius terhadap kapal-kapal tanker minyak. Tak melulu itu, pemberontak Houthi di Yaman yang sekitar ini dirasakan sekutu Iran pun meluncurkan drone yang penuh bom ke Arab Saudi.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif laksana dikutip kantor berita pemerintah Iran, IRNA, secara resmi memberitahukan pengayaan uranium di luar batas perjanjian nuklir 2015. Zarif saat ditanya wartawan apakah Iran sudah melanggar batas, dia mengatakan; "Ya."

"Jika orang Eropa mengerjakan apa yang mesti mereka lakukan, perbuatan kami bisa dibalik," kata Zarif.

Zarif tidak menuliskan berapa tidak sedikit pengayaan uranium yang didapatkan Iran sampai ketika ini.

Pada hari sama, kepala badan intelijen Israel; Mossad, Yossi Cohen menuliskan Iran sedang di balik serangkaian serangan baru-baru ini terhadap target di Teluk Persia.

"Saya bisa memberi tahu Anda, dengan pasti, dari sumber terbaik intelijen Israel dan Barat, bahwa Iran sedang di balik serangan itu," kata Cohen dalam konferensi ketenteraman tahunan di Israel hari Senin.

Cohen melafalkan serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker minyak di Teluk, ladang minyak di Arab Saudi dan di Baghdad. Dia menuliskan serangan itu diamini oleh kepemimpinan Iran. "Dan dilakukan, paling tidak beberapa besar, oleh Garda Revolusi dan pengganti mereka," katanya.

Israel sudah lama menyaksikan Iran sebagai ancaman terbesarnya. Para pejabat Iran pun secara teratur menakut-nakuti untuk menghancurkan negara Yahudi tersebut.nya, dan badannya sarat dengan tato palsu di punggung dan lengannya.

Dia pun terkenal mempromosikan pudel peliharaannya Foo Foo menjadi Kepala Udara Marshall. Bahkan ketika sang anjing meninggal di mula tahun 2015, sang anjing ini dikremasi dan upacara pemakaman dilaksanakan empat hari beruntun secara Buddhis. Vajiralongkorn diketahui kerap menguras sebagian besar waktunya bermukim di Jerman, di lokasi tinggal mewahnya ekuivalen USD13 juta di Munich.

Terlepas dari kehidupannya yang sarat sensasi, Vajiralongkorn sudah berjanji untuk mendirikan nilai-nilai yang diwujudkan oleh ayahnya sekitar tujuh dasawarsa sebagai raja.“Saya bakal melanjutkan, melestarikan, dan membina di atas warisan kerajaan dan bakal memerintah dengan kebenaran guna kepentingan dan kebahagiaan rakyat selamanya,” katanya dalam pidato kerajaan kesatunya. susi susanti

Bersepeda Hingga Swiss

Baru-baru ini Raja Vajiralongkorn tampak bersepeda mengenakan tank top crop top di Swiss. Dia mengindikasikan perutnya ketika ia bersepeda bareng istrinya, Ratu Suthida, dan regu besar di luar suatu hotel dekat Lucerne. Hal ini tampak dari foto-foto yang beredar yang diketahui dipungut dari dekat hotel. Dikutip Daily Mail, seraya mengenakan legging hitam, helm dan atasan ungu ketat, Raja Thailand ini terkesan merasakan olahraga sepedanya.
ADVERTISEMENT



Sementara itu, Polisi Swiss menuliskan mereka tidak mengetahui andai itu ialah tamu kerajaan. Sebelumnya, menurut keterangan dari The Guardian, dia sempat ‘menutup’ jalanan di Bangkok saat mengemudikan spandex kuning guna acara bersepeda sepanjang 39 kilometer. Raja Vajiralongkorn yang pun disebut Raja Rama X ini memang diketahui sangat menyenangi olahraga. Dia sempat dijuluki sebagai ‘Pangeran Sepak Bola’ sebab kesukannya terhadap olahraga ini.

Dia bermain sebagai penyerang dan lantas menjadi bek tengah di Sekolah Chitralada, Sekolah Milfield di Inggris dan Royal Military College, Duntroon di Australia. Dia pun diketahui belajar menunggang kuda saat dia berusia selama 11 tahun.

Saat belajar di Thailand dan di luar negeri, dia bermain sejumlah olahraga dengan teman-teman tergolong sepak bola, rugby, dan mendayung. Vajiralongkorn pun pernah mengekor lomba berlayar dengan Raja Bhumibol dan saudarinya Putri Ubolratana saat mereka bermukim di Istana Klai Kangwon di Hua Hin. susi susanti

Menikah Lagi

Baru-baru ini, Raja Vajiralongkorn mengejutkan dunia dengan menikahi mantan pramugari Thai Airways Suthida Tidjai. Pernikahan ini dilangsungkan hanya tiga hari sebelum penobatan yang resmi sebagai Raja. Hubungan romantis dua-duanya tidak terlampau terendus media. Namun diadukan jika jalinan kasih dua-duanya terjalin selama sejumlah waktu sebelum diresmikan melewati pernikahan. Tetapi cerita Suthida agak berbeda.

Raja, yang sudah menikah dan bercerai tiga kali, menunjuk Suthida sebagai wakil komandan unit pengawalnya pada tahun 2014 saat dirinya masih Putra Mahkota. Pada 2016, ia diusung menjadi jenderal penuh. Pada 2017, ia diusung menjadi wakil komandan penjaga individu Vajiralongkorn. Dikutip CBC, melewati upacara pernikahan yang disiarkan di televisi Thailand, Suthida, 40, tampak mengenakan pakaian berwarna merah muda dan rberbaring di kaki Vajiralongkorn, yang mengenakan seragam militer putih.

Posisi ini cocok dengan tradisi kerajaan Thailand yang mengaku Raja mesti duduk lebih tinggi dari rakyatnya sekitar acara resmi. Tak lama sesudah pernikahannya, Raja sudah mempromosikan Jenderal Suthida Vajiralongkorn Na Ayudhya, permaisuri kerajaannya, guna menjadi Ratu Suthida dan dia bakal memegang gelar kerajaan dan kedudukan sebagai unsur dari family kerajaan.

0 comments:

Post a Comment