Sebuah upaya kudeta terjadi di negara unsur Amhara, Ethiopia, selesai dengan kegagalan. Sebanyak empat orang, tergolong jenderal, presiden negara unsur dan pejabat urgen lainnya tewas ditembak.
Amhara adalahnegara unsur yang urgen di Ethiopia. Percobaan kudeta dibuka sejak Sabtu malam di Ibu Kota Negara Bagian Ahmara, Bahir Dar.
Kantor Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengonfirmasi bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Ethiopia, Jenderal Seare Mekonnen, ditembak mati pengawalnya. Sang jenderal diadukan berada di wilayah tersebut unutk menangkal serangan kudeta.
Di samping Jenderal Mekonnen, korban tewas lainnya ialah presiden negara unsur setempat Ambachew Mekonnen dan Penasihat Kantor Pemerintah Daerah Amhara, Ezez Wassie, dan pensiunan Mayor Jenderal Gezai Abera.
Juru bicara Perdana Menteri (PM) Ethiopia, Billene Seyoum, menambahkan Jenderal Seare sedang mengoordinasikan tanggapan terhadap serangan di Amhara saat dia terbunuh.
PM Abiy menyalahkan eksperimen kudeta terhadap Brigadir Jenderal Asaminew Tsige dan figur lainnya. Tsige menjabat sebagai kepala Biro Perdamaian dan Keamanan pemerintah wilayah setelah diberi amnesti dan dilepaskan dari penjara tahun lalu.
Situasi di Amhara—yang terletak di unsur barat laut Ethiopia dan adalahsalah satu dari sembilan negara unsur di negara itu—kini sedang di bawah kendali sarat Pemerintah Federal.
"Perdana Menteri mengucapkan simpati dan bersedih cita terdalamnya untuk keluarga dan teman-teman korban," kata Seyoum
Mengenakan seragam militer, PM Abiy meyakinkan publik sekitar konferensi pers di stasiun televisi bahwa kudeta yang tidak berhasil tidak dilaksanakan oleh kumpulan etnis mana pun, namun oleh pribadi yang bermotivasi buruk.
"Semua orang Ethiopia, baik yang bersenjata maupun yang tidak bersenjata untuk menyokong pemerintah dan menyerahkan informasi guna membela persatuan negara kita," katanya.
"Upaya serupa dilaksanakan tahun kemudian pada Juni namun kami sukses mengatasinya," imbuh PM Abiy mengacu pada serangan granat pada suatu demonstrasi yang ia hadiri pada 2018.
Pada hari Sabtu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Addis Ababa menerbitkan peringatan ketenteraman yang menuliskan pihaknya memahami adanya tembakan di ibu kota, serta kekerasan di dan selama Bahir Dar.







0 comments:
Post a Comment